Showing posts with label CEDS UI. Show all posts
Showing posts with label CEDS UI. Show all posts

May 21, 2013

Alumni Gathering CEDS UI 2013

21 Mei 2013.

Minggu ini penuh deadline setiap harinya. Selalu ada kewajiban yang harus dikeluarkan (as usual). Entah itu tugas kelompok, tugas individu, kuis, atau pemahaman materi yang diuji di kelas. Setiap mata kuliah, bisa dikatakan ada tugas. Kecuali, mata kuliah Pengantar Pengukuran Psikologis (P3). Dosen gue adalah Bu Derry. Bisa dikatakan bahwa Bu Derry adalah salah satu dosen yang loyal dan sangat mengerti dengan keinginan para mahasiswa. Bu Derry jarang sekali neko-neko mengenai tugas, kecuali memang peraturan tertulis dari koordinator P3. Gue merasa lebih leluasa bernafas di kelas P3 yang paling nyantai, bisa sambil nge-blog, baca  buku cetak mata kuliah lain, mengobrol, dan mondar-mandir sesuka hati. Mengobrol dan mondar-mandir sebenarnya bukan tingkah laku gue sih hehe

Back to the topic.

18 Mei 2013. Tiga hari yang lalu, salah satu program kerja divisi gue di CEDS UI, Public Relation (PR) untuk pertama kalinya menjalankan acara eventual. Maklum, kebanyakan acara kami tentatif mengingat peran sebagai penjaga relasi. Ceeilleeh bahasenye...

Jadi, all too well, Alhamdulillah Alumni Gathering versi 1 selesai sesuai tujuan.
Diawali dengan sharig-sharing alumni kemudian diakhiri dengan pembentukan kepanitiaan Ikatan Keluarga Besar (IKB) CEDS UI. Dimana nantinya  kepanitiaan IKB ini akan membantu dalam Family Gathering CEDS  UI (Alumni Gathering versi 2) untuk membentuk Ikatan Alumni CEDS UI yang akan diadakan di Bulan September akhir atau Oktober awal. 

Gue bersyukur dan terima kasih kepada tim PR kesayangan. Yang selalu mengerti dan gesit bertindak. Mulai dari PO, Izzah yang sangat tegar dan siap tanggap dari dua bulan yang lalu. Banyak sekali yang dikorbankan oleh anak gue satu ini, waktu, keringat, dan perasaan. Tabah banget kamu, Nak <3 ai lop yu pol, dah! Gue nggak merasa kecewa sedikitpun atas pilihan menjadikan lo sebagai PO.

Selanjutnya, also thanks to Ayu, Wakadiv sekaligus pendamping setia gue baik suka maupun duka. Ayu termasuk young lady yang ajaib. Bisa tidak mati kutu dimana saja, gesit, LINCAH, dan sangat pintar dalam menyimpan perasaan. Tapi, walaupun begitu dia terbuka terhadap saran dan kritik untuk gue :') 

Terimakasih juga untuk Icha, Floren, Munif, Dede, Alfi, Ifti, Dewi, Khansa, Chairul, Setya, dan Aini atas kerjasama, senyum, semangat, dan setiap usaha juga doa yang dikeluarkan. Mereka keajaiban bagi gue. Icha dan Munif yang selalu bisa bikin gue tersenyum dan ketawa melepas beban. Gue suka setiap lelucon, kata-kata konyol, ataupun ekspresi kocak yang mereka lontarkan :') mampu membuat gue dan yang lain tak berkedip. Terima kasih juga buat Chairul, aset berharga buat CEDS UI. Ketika lo pada bosan dan bingung sebaiknya melakukan apa, Nah cukup berikan gitar pada Chairul untuk mengiring setiap lagu yang kita nyanyikan. a.k.a karoke gratis tanpa video dan membaca lirik lagu. 

Berbeda dari yang lain, yang paling melankolis, mudah terharu dan menangis adalah Dewi. Saat teambuilding CEDS UI 2013 gue juga menyaksikan dengan saksama bagaimana Dewi menangis karena tercebur dalam kolam renang yang cukup dalam. Nah, saat evaluasi Alumni Gathering kemarin gue menyaksikan juga bagaimana Dewi terharu atas hasil kerja yang dia lakukan. Duh, anak gue..

By the way, Ada kata-kata Dewi yang buat gue cukup bersedih,

"Kak, nanti aku mau nyoba SNMPTN lagi. Yah, kalo lolos berarti aku engga lanjut lagi.. Soalnya aku bukan milih UI lagi" 

Bakal kehilangan satu anak dong gue. Sejauh ini sudah ada satu anak yang bener-bener menghilang tanpa jejak. Gue berusaha untuk follow up dia kok, tapi apa daya berencana tak semudah melakukan. Read:bukan Dewi!

Dan, yang paling sering begadang serta mondar-mandir, terimakasih Setya. Terimakasih telah mengimplementasikan konsep dekorasi yang gue harapkan. Maafkan gue ya terlalu banyak menyumbang ide sampe lo agak susah bergerak. Sejujurnya gue tahu lo sibuk di BEM UI dan Pimnas. Setidaknya, gue berusaha mengurangi beban konsep lo walau tapi menambah beban teknis yaaak, hehe Good Luck for your Pimnas :D Eh iya, Setya adalah anak gue yang paling sering ngegodain dan tak segan membajak bbm gue! HAHA

Gue mau menceritakan mengenai anak-anak gue yang lain juga sih, tapi sekarang waktu telah menunjukan pukul 00:32 WIB 22 Mei 2013. Tugas kelompok gue belum kelar, menonton temple grandin pun belum kelar. Mungkin dilain kisah dan waktu, gue bakal menceritakan tentang anak-anak gue yang lainnya yaa :D


Terimakasih untuk siapa pun, dimana pun, dan kapan pun yang telah menorehkan cerita dan proses 
Sesungguhnya, gue selalu mencoba melihat dari sisi positif dari setiap pengalaman dan pembelajaran yang gue dapatkan dari kalian 
18 Mei 2013



GOOD NIGHT AND GOOD MORNING.

Jul 2, 2012

Kunjungan Bisnis ke Pecel Lele Lela Rangga Umara Outlet Kalimalang

Logo berbentuk pin Pecel Lele Lela


Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata-kata Pecel Lele Lela?

Tentunya terbayang makanan yang berasal dari lele, bukan? Iya, kalian benar.
 Pecel lele lela merupakan rumah makan yang memiliki menu utama yaitu pecel lele. Lele menjadi simbol utama dari bisnis kuliner milik Rangga Umara ini. Pecel lele lela sudah berumur lebih dari 5 tahun. Jumlah outlet Pecel lele lela sudah mencapai lebih dari 50 outlet di seluruh Indonesia.

Berapa sih omzet Rangga Umara per tahun?

Mungkin kalian tidak akan menyangka berapa omzet yang telah dicapai bapak satu orang anak ini, yakni 7,8 Milyar/tahun. WAW! So Amazing!

Sungguh kesempatan emas bagi saya dan teman-teman UKM CEDS (Center Entrepreneur Development of Students) UI bisa mengadakan kunjungan bisnis ke Pecel Lele Lela Rangga Umara. Bincang-bincang dengan Rangga Umara memberikan berbagai inspirasi dan motivasi bagi saya dan teman-teman dalam menjalankan bisnis yang akan atau sedang kami jalankan masing-masing.

Suasana saat berbincang-bincang dengan Rangga Umara
Adapun berikut saya share beberapa rahasia kesuksesan Rangga Umara yang dirangkum untuk memberikan inpirasi bagi para pembaca.

1. Ucapan Selamat Pagi

    Bagi wirausaha satu ini, kalimat ini merupakan kalimat sapaan yang wajib dilontarkan kepada pengunjung rumah makannya, baik pagi, siang, ataupun malam hari. Mengapa? Karena kata-kata Selamat Pagi baginya identik dengan hal yang segar dan masih baru. Beliau berusaha menanamkan makna tersirat bahwa lele dan berbagai menu yang disajikan di rumah makannya segar dan bermutu.

2. Semua pengunjung adalah artis

     Berbeda dengan tempat makan lain, Pecel lele lela memajang foto semua pengunjung bukan khusus artis. "Semua Pengunjung adalah artis. Memang siapa artis? manusia juga kan? pengunjung juga kan? Jadi, semua pengunjung adalah artis dan fotonyo kami pajang. Biar nanti ketika mereka kembali mereka tersenyum melihat foto mereka"

3. Quotes dari Rangga Umara

" Buatlah rencana hidupmu sendiri! Jangan sampai rencana hidupmu direncanakan oleh orang lain "

4.  "Ingatlah bahwa impian adalah sebuah alarm"

     Makna dari kalimat tersebut sungguh dalam. Mengingatkan kita bahwa impian adalah sebuah alarm yang membangunkan kita agar tersadar dari bangun dan segera Take Action mewujudkan impian-impian itu. 

5.  Perlukah seorang wirausahawan bekerja disuatu perusahaan?

     Jawabnya: PERLU.
     Tak ada salahnya wirausahawan bekerja di perusahaan. Tapi, bekerjalah diperusahaan yang belum establish. Jangan salah sangka dulu, lho! Maksudnya Rangga Umara yaitu bekerja ditempat yang belum bagus sistemnya akan lebih banyak memberikan pengalaman daripada bekerja ditempat yang sistemnya telah bagus. Mengapa? karena tempat yang belum memiliki sistem bagus akan terus mencoba berbagai riset dan cara untuk mencari celah kemajuan. Nah, celah tersebut dapat kita jadikan sebagai proses pembelajaran untuk mengetahi bagaimana sistem yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Beberapa point yang mungkin bisa membantu para pembaca mendapatkan isnpirasi baru mengenai bisnis kuliner Rangga Umara. Mungkin beberapa tulisan saya belum detail. Tapi, kalian tidak perlu khawatir karena pengalaman-pengalaman merintis bisnis Rangga Umara sekarang telah dibukukan dalam Dream Book karya Rangga Umara.

Terimakasih Mas Rangga Umara atas hadiah buk isnpirasinya

Diam atau Bergerak

Waktu terus berlalu tapi engkau masih disana Hari terus berlalu tapi engkau masih di singgasana Lepaskan singgasana karena engkau perlu ta...